Lewati ke konten utama
Logo MI Sirojul Athfal

Bintek Kurikulum Merdeka berbasis cinta (KBC) oleh KKMI Kecamatan Tajurhalang

Bintek Kurikulum Merdeka berbasis cinta (KBC) oleh KKMI Kecamatan Tajurhalang
05 Sep 2026 admin@webma.com Pembinaan Kurikulum KBC Fase C

MIS.Sirojul Athfal_Pembinaan kurikulum Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Tajurhalang untuk Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) atau yang kerap diadaptasi dalam kerangka Kurikulum Merdeka Fase C (untuk siswa kelas 5 dan 6 madrasah) merupakan program strategis peningkatan mutu pendidik. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan para guru madrasah di wilayah Tajurhalang memiliki pemahaman komprehensif, keterampilan teknis, dan kesiapan mental dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Video kegiatan Bintek : https://youtu.be/oWYRMknhtYI

Latar Belakang dan Tujuan Pembinaan

Fase C memegang peranan krusial dalam pendidikan tingkat dasar karena siswa berada pada fase transisi menuju jenjang pendidikan menengah. Pembinaan yang diinisiasi oleh KKMI Kecamatan Tajurhalang bertujuan untuk:

  • Menyerasikan pemahaman guru-guru MI terhadap regulasi, struktur, dan esensi Kurikulum Merdeka yang disinergikan dengan nilai-nilai khas madrasah (KBC).

  • Meningkatkan kompetensi pedagogik pendidik dalam merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Modul Ajar) yang diferensiatif dan kontekstual.

  • Mengoptimalkan penerapan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil 'Alamin (P5PPRA) di lingkungan madrasah.

Ruang Lingkup Materi Pembinaan

Dalam kegiatan pembinaan ini, materi yang disampaikan disusun secara sistematis dan aplikatif, mencakup:

  • Analisis Capaian Pembelajaran (CP) Fase C: Membedah target kompetensi yang harus dicapai peserta didik pada akhir kelas 6 untuk mata pelajaran umum maupun PAI serta Bahasa Arab.

  • Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar: Melatih guru untuk merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan ramah anak sesuai dengan karakteristik Kurikulum Berbasis Cinta.

  • Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi: Membekali pendidik dengan metode untuk mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan tingkat kemampuan siswa di dalam satu kelas.

  • Assesmen Pembelajaran: Pendalaman mengenai asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif, termasuk pemanfaatan hasil asesmen untuk perbaikan proses belajar (teaching at the right level).

Metode dan Bentuk Kegiatan

Pembinaan ini biasanya dikemas secara kolaboratif dan interaktif agar tidak bersifat satu arah. Bentuk kegiatan yang lazim diselenggarakan meliputi:

  • Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop: Sesi pemaparan materi inti oleh narasumber oleh pengawas madrasah yaitu Ibu Desy Maryati,S.Pd,MM dilanjutkan dengan praktik langsung penyusunan perangkat ajar oleh peserta bintek.

  • Focus Group Discussion (FGD): Ruang bagi para guru kelas 5 dan 6 dari berbagai MI di Kecamatan Tajurhalang untuk bertukar pengalaman (sharing best practices), mendiskusikan kendala di kelas masing-masing, dan mencari solusinya bersama.

  • Pendampingan Berkala: Evaluasi lanjutan dari pengurus KKMI untuk memantau implementasi hasil pembinaan di madrasah asal masing-masing peserta.

Sasaran dan Output

Kegiatan ini ditujukan secara khusus kepada seluruh Guru Kelas 5 dan 6 (Guru Fase C) serta Kepala Madrasah Ibtidaiyah di bawah naungan KKMI Kecamatan Tajurhalang. Output nyata yang dihasilkan dari pembinaan ini adalah Dokumen Perangkat Pembelajaran Fase C yang siap, valid, dan selaras dengan Standar Nasional Pendidikan serta kekhasan madrasah, yang langsung dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. red.(agan nacip)


Bagikan:
Chat Kami